You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Warga Jakut Ikuti Manasik Jenazah di Koja
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

100 Warga Jakarta Utara Diedukasi Wawasan Keagamaan

Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan Forkompimko Jakarta Utara, memberikan edukasi untuk menambah wawasan masyarakat,

100 warga dari enam kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Utara, hari ini diedukasi wawasan keagaamaan oleh Baznas Bazis DKI Jakarta dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta di Masjid Nurul Islam, Tugu Selatan, Koja.

Bazis Jaktim Serahkan Bantuan Mobil Jenazah ke PMI

Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Widjatmoko, mengapresiasi kegiatan yang memberikan edukasi untuk menambah wawasan masyarakat ini.

"Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan Forkompimko Jakarta Utara, memberikan edukasi untuk menambah wawasan masyarakat," katanya.

Dengan bertambahnya pengetahuan, Sigit berharap akan memberikan manfaat buat lingkungan sekitar. Apalagi setelah mengikuti kegiatan ini peserta akan mendapatkan sertifikat.

"Tentunya sebagai nilai tambah. Untuk itu, Saya berharap Bapak Ibu bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik," tuturnya.

Sekretaris Bidang Dakwah MUI Provinsi DKI Jakarta, Misbahul Munir Kholil menjelaskan, pihaknya memberikan edukasi.

"Selain untuk kepentingan masyarakat sendiri, kegiatan ini juga bisa dikatakan sebagai kaderisasi untuk kaum muda Jakarta Utara," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati